<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>oase di padang pasir...</title>
	<atom:link href="http://renunganjiwa.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://renunganjiwa.wordpress.com</link>
	<description>mencoba meraih harapan menggapai ridho Illahi...</description>
	<lastBuildDate>Sat, 06 Dec 2008 06:25:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='renunganjiwa.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>oase di padang pasir...</title>
		<link>http://renunganjiwa.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://renunganjiwa.wordpress.com/osd.xml" title="oase di padang pasir..." />
	<atom:link rel='hub' href='http://renunganjiwa.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Cinta Itu Pelangi</title>
		<link>http://renunganjiwa.wordpress.com/2008/12/06/cinta-itu-pelangi/</link>
		<comments>http://renunganjiwa.wordpress.com/2008/12/06/cinta-itu-pelangi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Dec 2008 06:07:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dwiputros</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://renunganjiwa.wordpress.com/2008/12/06/cinta-itu-pelangi/</guid>
		<description><![CDATA[Sejak dahulu kala, cinta muda-mudi merupakan suatu kisah paling menarik sepanjang jaman. Orang tak pernah bosan bercerita dan membahas tentang cinta. Mulai dari kisah cinta para nabi yang membawa hikmah sampai kisah cinta buta semacam romeo dan juliet atau kisah cinta berdarah seperti cerita Ken Arok dan Ken Dedes. Berbicara tentang cinta, barangkali setiap orang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=renunganjiwa.wordpress.com&amp;blog=5202595&amp;post=19&amp;subd=renunganjiwa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sejak dahulu kala, cinta muda-mudi merupakan suatu kisah paling menarik sepanjang jaman. Orang tak pernah bosan bercerita dan membahas tentang cinta. Mulai dari kisah cinta para nabi yang membawa hikmah sampai kisah cinta buta semacam romeo dan juliet atau kisah cinta berdarah seperti cerita Ken Arok dan Ken Dedes. </p>
<p>Berbicara tentang cinta, barangkali setiap orang memiliki pandangan yang berbeda. Ada yang senang menganalogikan cinta sebagai gunung karena berharap cinta itu kokoh. Ada juga cinta digambarkan sebagai pedang, karena cinta menumbuhkan keberanian dan semangat. Ada juga yang lebih suka melihat sisi kelembutan cinta, sehingga cinta dilukiskan sebagai sekuntum bunga mawar yang mekar.</p>
<p>Berbicara tentang cinta, Saya lebih suka melihat cinta sebagai pelangi.<br />
1. Pelangi itu memiliki beraneka warna  yang saling melengkapi dan membentuk kombinasi warna yang indah, artinya cinta itu bukan menyatukan perbedaan namun mengkombinasikan sifat-sifat yang berbeda agar saling melengkapi. Ada warna gelap ada juga yang terang, ada yang cerah dan ada pula yang redup. Tapi justru itu yang membuat indah pelangi. Artinya berbagai perbedaan itu hendaknya tidak dianggap sebagai faktor perusak cinta, namun justru itu yang membuat cinta menjadi lebih indah dan menarik.<br />
2. Pelangi itu teratur, setiap warna menempati posisinya masing-masing. Warna tersusun mulai dari merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila sampai ungu. Susunan warna itu tidak akan berubah meskipun pelanginya besar maupun kecil. Pelangi di Asia maupun Eropa. Demikian pula  dengan cinta, cinta akan awet apabila semua hal diletakkan pada porsinya masing-masing. Porsi yang mana ? Porsi sebagaimana ditetapkan oleh Sang Maha Pencipta cinta itu sendiri.<br />
3. Pelangi itu melengkung dan tidak memiliki sudut. Artinya cinta itu tidak boleh dilihat antara hitam dan putih, namun dalam mengisi cinta itu harus saling bertoleransi. Jangan sampai perbedaan yang ada membuat kedua pemilik cinta saling berbenturan dan mematahkan satu dengan lainnya. Cinta harus menumbuhkan sikap saling mendukung. Sehingga terbentuk ikatan yang kuat dan sinergis.<br />
4. Pelangi itu seperti fatamorgana, bisa dilihat dan dinikmati mata namun tidak bisa dipegang. Artinya cinta itu bukan fisik, namun lebih ke arah hati. Jika orang menikah karena harta, maka sebenarnya dia telah terlepas dari makna hakiki dari cinta itu sendiri. Karena cinta itu bukan benda namun dapat dirasakan kehadirannya. Cinta itu sulit diungkapkan dengan kata-kata namun keindahannya dapat dinikmati oleh siapa saja. Kecuali orang-orang yang telah dikeraskan hatinya, sehingga cinta itu bagai pelangi di malam hari. Ada namun tak akan pernah terlihat, karena tertutup oleh pekatnya malam.<br />
5. Pelangi itu berada di langit. Artinya cinta harus bisa menumbuhkan cita-cita yang tinggi. Cinta bukan hanya untuk saat ini namun lebih dari itu cinta harus bisa menopang untuk kehidupan di akhir nanti. Yaitu kehidupan yang lebih kekal. Kehidupan yang membawa pada makna hakiki cinta itu sendiri.</p>
<p>Yah itulah, barangkali sedikit alasan kenapa cinta perlu dipandang sebagai pelangi.</p>
<p>Dapat menyebutkan yang lainnya &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;???</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/renunganjiwa.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/renunganjiwa.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/renunganjiwa.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/renunganjiwa.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/renunganjiwa.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/renunganjiwa.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/renunganjiwa.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/renunganjiwa.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/renunganjiwa.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/renunganjiwa.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/renunganjiwa.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/renunganjiwa.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/renunganjiwa.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/renunganjiwa.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=renunganjiwa.wordpress.com&amp;blog=5202595&amp;post=19&amp;subd=renunganjiwa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://renunganjiwa.wordpress.com/2008/12/06/cinta-itu-pelangi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">dwiputros</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>HITAM PEKAT&#8230;</title>
		<link>http://renunganjiwa.wordpress.com/2008/11/07/hitam-pekat/</link>
		<comments>http://renunganjiwa.wordpress.com/2008/11/07/hitam-pekat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Nov 2008 11:26:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dwiputros</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://renunganjiwa.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Malam bergelayut Kulongokkan kepalaku keluar Berharap pendamping datang menghampiri Terasa hitam pekat Menambah keresahan hati Akankah cahaya itu padam Oleh kesombongan gelapnya malam. Sepi &#8230;. Perasaan itu kadang menghampiri Meniup bayangan belahan hati pergi Tatkala sendiri Menyeruak dalam pikiran yang sempit Jiwaku memberontak Berteriak namun tertahan Apa daya&#8230;. Tanpa dia di sisiku Aku hanya manusia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=renunganjiwa.wordpress.com&amp;blog=5202595&amp;post=16&amp;subd=renunganjiwa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Malam bergelayut<br />
Kulongokkan kepalaku keluar<br />
Berharap pendamping datang menghampiri<br />
Terasa hitam pekat<br />
Menambah keresahan hati<br />
Akankah cahaya itu padam<br />
Oleh kesombongan gelapnya malam.<br />
Sepi &#8230;.<br />
Perasaan itu kadang menghampiri<br />
Meniup bayangan belahan hati pergi<br />
Tatkala sendiri<br />
Menyeruak dalam pikiran yang sempit<br />
Jiwaku memberontak<br />
Berteriak namun tertahan<br />
Apa daya&#8230;.<br />
Tanpa dia di sisiku<br />
Aku hanya manusia lemah<br />
Yang hanya bisa menitipkan asa<br />
Kepada siapa yang peduli dengan kegelapan ini<br />
Kukuatkan hati melangkah<br />
Meski ragu merasuk dalam hati<br />
Dua tiga langkah kaki ini kugerakkan<br />
Menembus gelap yang menyelimuti<br />
Dengan tekad membara dalam jiwa<br />
Mencari sebab gelap datang menghampiri<br />
Tanpa kehadirannya<br />
Satu kali melangkah ragu itu datang merayap<br />
Langkah ke dua ragu itu mulai lenyap<br />
Aku mulai berani menatap sekeliling<br />
Mencari tahu apa yang ada di balik kegelapan malam<br />
Kupandang kebelakang<br />
Meski bayangannya telah hilang<br />
Cahaya kecil menyeruak gelapnya rumah<br />
Lilin putih yang setia dengan cahayanya<br />
Kumantapkan hatiku menatap sekeliling<br />
Kutatap pelataran rumah<br />
Yang ada hanya gelap<br />
Gerbang rumah juga gelap<br />
Jalan yang biasanya ramai pun terlihat gelap<br />
Kutengokkan kepala ke kanan dan kiri<br />
Yang ada hanyalah gelap<br />
Aku berusaha menarik kesimpulan<br />
Kupandangi lagi rumah tetangga<br />
Hasilnya sama, gelap&#8230;gelap&#8230;dan gelap&#8230;?!!<br />
Sekarang baru Aku yakin&#8230;<br />
Halah&#8230;., Ternyata memang mati listrik&#8230;<br />
Dasar PLN Kendari&#8230;!!!, pelayanannya tidak pernah memuaskan&#8230;., hehehe 2000x !!!!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/renunganjiwa.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/renunganjiwa.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/renunganjiwa.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/renunganjiwa.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/renunganjiwa.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/renunganjiwa.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/renunganjiwa.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/renunganjiwa.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/renunganjiwa.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/renunganjiwa.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/renunganjiwa.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/renunganjiwa.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/renunganjiwa.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/renunganjiwa.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=renunganjiwa.wordpress.com&amp;blog=5202595&amp;post=16&amp;subd=renunganjiwa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://renunganjiwa.wordpress.com/2008/11/07/hitam-pekat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">dwiputros</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Surat Rindu Buat Isteriku&#8230;</title>
		<link>http://renunganjiwa.wordpress.com/2008/11/07/surat-rindu-buat-isteriku-2/</link>
		<comments>http://renunganjiwa.wordpress.com/2008/11/07/surat-rindu-buat-isteriku-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Nov 2008 11:12:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dwiputros</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://renunganjiwa.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Sepucuk surat teruntuk Adinda Rahmah Farida, Wanita yang telah mengikatkan dirinya dengan perjanjian kuat, Yang telah memberikan ke dalam hati ini kesejukan, Cahaya yang selalu kurindukan, Pengobat hati di kala susah dan penawar rindu, Yang akan selalu kucinta karena Alloh, Assalamualaikum wr wb. Wahai istriku, aku bermohon kepada Alloh agar Dia senantiasa menjagamu tatkala aku [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=renunganjiwa.wordpress.com&amp;blog=5202595&amp;post=5&amp;subd=renunganjiwa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sepucuk surat teruntuk Adinda Rahmah Farida,<br />
Wanita yang telah mengikatkan dirinya dengan perjanjian kuat,<br />
Yang telah memberikan ke dalam hati ini kesejukan,<br />
Cahaya yang selalu kurindukan,<br />
Pengobat hati di kala susah dan penawar rindu,<br />
Yang akan selalu kucinta karena Alloh,<br />
Assalamualaikum wr wb.<br />
Wahai istriku, aku bermohon kepada Alloh agar Dia senantiasa menjagamu tatkala aku tak mampu menjagamu. Mencukupkanmu dengan kebaikan tatkala aku tak mampu memberimu yang terbaik. Dan Aku juga bermohon kepadaNya semata agar Dia memberimu kelapangan hati ketika aku tak ada di sampingmu, ketika aku tak mampu menyediakan dadaku ini sebagai pengobat kesedihanmu. Dan tempat yang bisa kau gunakan untuk menumpahkan air mata dan gemuruh isak tangis di hatimu.<br />
Wahai istriku&#8230;. Sesungguhnya dunia ini diciptakan Alloh dengan keindahan yang menyejukkan mata. Setiap orang ingin merengkuhnya. Dan keindahan itu laksana minyak yang siap terbakar. Tahukah engkau bahwa ke dalam dada ini Alloh telah memasukkan api yang dapat membakar apa saja ??? Ketika api itu tidak menemukan air yang bisa menenangkannya. Ketahuilah wahai isteriku api itu adalah nafsu&#8230;<br />
Wahai isteriku &#8230; Nafsu ini terkadang ingin meronta. Dia meronta saat melihat diri ini mengelana sendiri di padang pasir. Dia meronta saat dinginnya malam datang menghampiri. Dia menangis saat melihat seorang pria merengkuh isterinya. Dia bersedih saat melihat anak-anak berlarian di sekitarnya. Dia ingin memeluk mereka semua, namun langkahnya tertahan. Tertahan oleh sesuatu yang dia sendiri tidak tahu itu apa.<br />
Wahai isteriku&#8230; Kalau bukan karena Alloh, niscaya api ini akan meloncat ke sana ke mari dan membakar semua harapan indah yang kita bangun. Sesungguhnya Dialah yang telah menolongku untuk mendinginkan api itu. Memberi dinding yang tebal agar kobarannya tidak sampai membakar rumah kita. Menyediakan cerobong asap yang tinggi agar asap yang keluar tidak menghanguskan perabot yang tertata rapi. Menyiramkan air sejuk tatkala api itu makin membesar dan memberinya minyak tatkala nyalanya makin mengecil. Sehingga api itu bisa digunakan untuk memasak dan menerangi ruangan di sekelilingnya.<br />
Wahai isteriku&#8230;. Kalau bukan karena mengingatNya, niscaya perahu ini akan bergoyang. Menara kehormatan akan runtuh berguguran dan kebesaran hati akan roboh diterjang gelombang. Aku bersyukur, Dia menjadi teman yang tak pernah lekang. Maka bantulah aku wahai isteriku untuk selalu ingat kepadaNya, memohon bantuanNya dan mencari keridhaanNya. Dengan lantunan doa-doa dan keikhlasan hati. Di waktu pagi dan petang. Di setiap kesempatan yang tersisa. Semoga engkau bisa merasakan kerinduanku di seberang sana. Semoga saja&#8230;<br />
Wahai isteriku, aku mencintaimu karena Alloh<br />
Wassalamualaikum wr wb<br />
Dari orang yang selalu merindukan kehadiranmu,<br />
Suamimu.<br />
Dwi</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/renunganjiwa.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/renunganjiwa.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/renunganjiwa.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/renunganjiwa.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/renunganjiwa.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/renunganjiwa.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/renunganjiwa.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/renunganjiwa.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/renunganjiwa.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/renunganjiwa.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/renunganjiwa.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/renunganjiwa.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/renunganjiwa.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/renunganjiwa.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=renunganjiwa.wordpress.com&amp;blog=5202595&amp;post=5&amp;subd=renunganjiwa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://renunganjiwa.wordpress.com/2008/11/07/surat-rindu-buat-isteriku-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">dwiputros</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Anjing Liar, Apa Salahmu ???</title>
		<link>http://renunganjiwa.wordpress.com/2008/11/02/anjing-liar-apa-salahmu/</link>
		<comments>http://renunganjiwa.wordpress.com/2008/11/02/anjing-liar-apa-salahmu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Nov 2008 07:08:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dwiputros</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://renunganjiwa.wordpress.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[&#60;!&#8211; @page { size: 21cm 29.7cm; margin: 2cm } P { margin-bottom: 0.21cm } &#8211;&#62; Anjing liar, ketika engkau datang orang menendangmu Ketika engkau makan, setiap orang mencibirmu dengan rasa jijik Engkau berharap bisa berpelukan dengan orang disekitarmu Namun mereka semua membencimu Anjing liar, ketika engkau berjalan di sekitar rumah, orang mengawasimu Perabotan rumah mungkin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=renunganjiwa.wordpress.com&amp;blog=5202595&amp;post=8&amp;subd=renunganjiwa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&lt;!&#8211; 		@page { size: 21cm 29.7cm; margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } 	&#8211;&gt;</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-family:Garamond,serif;"><span lang="sv-SE">A</span></span><span style="font-family:Garamond,serif;"><span lang="sv-SE">njing liar, ketika engkau datang orang menendangmu</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-family:Garamond,serif;"><span lang="sv-SE">Ketika engkau makan, setiap orang </span></span><span style="font-family:Garamond,serif;"><span lang="sv-SE">mencibirmu dengan rasa jijik</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE" align="justify"><span style="font-family:Garamond,serif;">Engkau berharap bisa berpelukan dengan orang disekitarmu</span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE" align="justify"><span style="font-family:Garamond,serif;">Namun mereka semua membencimu</span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-family:Garamond,serif;"><span lang="sv-SE">Anjing liar</span></span><span style="font-family:Garamond,serif;"><span lang="sv-SE">, ketika engkau berjalan di sekitar rumah, orang mengawasimu</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE" align="justify"><span style="font-family:Garamond,serif;">Perabotan rumah mungkin menarik hatimu</span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE" align="justify"><span style="font-family:Garamond,serif;">Menggerakkan air liurmu untuk menjilatnya</span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE" align="justify"><span style="font-family:Garamond,serif;">Namun jika engkau lakukan, niscaya mereka akan membasuhnya</span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE" align="justify"><span style="font-family:Garamond,serif;">Dan menghalaumu dengan kesal</span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-family:Garamond,serif;"><span lang="sv-SE">Anjing liar, </span></span><span style="font-family:Garamond,serif;"><span lang="sv-SE">barangkali engkau bertanya-tanya dalam hatimu</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="fi-FI" align="justify"><span style="font-family:Garamond,serif;">Apa salahku ??? Apa dosaku ??? Kenapa mereka semua membenciku ???</span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE" align="justify"><span style="font-family:Garamond,serif;">Tidak bisakah aku seperti binatang lain yang disayang manusia ???</span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE" align="justify"><span style="font-family:Garamond,serif;">Apa kelebihan kucing atasku sehingga mereka menciumnya ???</span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE" align="justify"><span style="font-family:Garamond,serif;">Duhai anjing liar, bersabarlah engkau dengan ketetapan Alloh atasmu</span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE" align="justify"><span style="font-family:Garamond,serif;">Karena sesungguhnya engkau dan aku tidak mengetahui jawaban semua itu</span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-family:Garamond,serif;"><span lang="sv-SE">Yang </span></span><span style="font-family:Garamond,serif;"><span lang="sv-SE">terbaik untukmu adalah tawakal dan mencari hikmah dibalik semua ketetapanNya</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE" align="justify"><span style="font-family:Garamond,serif;">Dan tidaklah Alloh ciptakan segala sesuatu itu dengan sia-sia</span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE" align="justify"><span style="font-family:Garamond,serif;">Yakinkanlah dirimu bahwa itu adalah yang terbaik untukmu</span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE" align="justify"><span style="font-family:Garamond,serif;">Dan engkau tidaklah memiliki pengetahuan kecuali sedikit</span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE" align="justify"><span style="font-family:Garamond,serif;">Bersyukurlah atas ketetapan Alloh atasmu dan berhentilah berharap seperti manusia</span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE" align="justify"><span style="font-family:Garamond,serif;">Tidakkah engkau ingat suatu kisah dalam Al-Qur’an</span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE" align="justify"><span style="font-family:Garamond,serif;">Ketika Alloh menawarkan kepada gunung untuk mengemban amanah khalifah di muka bumi ?</span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-family:Garamond,serif;"><span lang="sv-SE">Mereka menolaknya karena mereka diberi pengetahuan akan beratnya amanah itu </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-family:Garamond,serif;"><span lang="sv-SE">Dan ingatlah</span></span><span style="font-family:Garamond,serif;"><span lang="sv-SE"> cerita lain dalam Kitabulloh</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-family:Garamond,serif;"><span lang="sv-SE">Penghuni neraka meratap seraya memohon kepada Rabb nya</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE" align="justify">”<span style="font-family:Garamond,serif;">Duhai sekiranya dulu aku diciptakan menjadi tanah saja&#8230;”</span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE" align="justify"><span style="font-family:Garamond,serif;">Bersabarlah dan bersyukurlah atas jalan hidupmu</span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE" align="justify"><span style="font-family:Garamond,serif;">Barangkali engkau menganggap sesuatu itu baik, padahal itu adalah sesuatu yang buruk bagimu</span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="sv-SE" align="justify"><span style="font-family:Garamond,serif;">Barangkali engkau menganggap sesuatu itu buruk, namun sebenarnya itu adalah baik bagimu</span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-family:Garamond,serif;"><span lang="fi-FI">Alloh maha tahu dan engkau tidak tahu</span></span><span style="font-family:Garamond,serif;"><span lang="fi-FI">&#8230;.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-family:Garamond,serif;"><span lang="es-ES">Sabar dan s</span></span><span style="font-family:Garamond,serif;"><span lang="es-ES">yukur adalah kuncinya&#8230;</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="es-ES" align="justify">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/renunganjiwa.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/renunganjiwa.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/renunganjiwa.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/renunganjiwa.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/renunganjiwa.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/renunganjiwa.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/renunganjiwa.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/renunganjiwa.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/renunganjiwa.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/renunganjiwa.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/renunganjiwa.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/renunganjiwa.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/renunganjiwa.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/renunganjiwa.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=renunganjiwa.wordpress.com&amp;blog=5202595&amp;post=8&amp;subd=renunganjiwa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://renunganjiwa.wordpress.com/2008/11/02/anjing-liar-apa-salahmu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">dwiputros</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>bismillah&#8230;</title>
		<link>http://renunganjiwa.wordpress.com/2008/10/17/bismillah/</link>
		<comments>http://renunganjiwa.wordpress.com/2008/10/17/bismillah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Oct 2008 01:32:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dwiputros</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://renunganjiwa.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[mencoba menuangkan segenap tumpahan rasa dan asa dalam sebuah tulisan&#8230; mencoba merangka kata dan kalimat menjadi sebuah tulisan bermakna semoga bermanfaat bagi semua&#8230; selamat datang di blogku..<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=renunganjiwa.wordpress.com&amp;blog=5202595&amp;post=3&amp;subd=renunganjiwa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>mencoba menuangkan segenap tumpahan rasa dan asa dalam sebuah tulisan&#8230;</p>
<p>mencoba merangka kata dan kalimat menjadi sebuah tulisan bermakna</p>
<p>semoga bermanfaat bagi semua&#8230;</p>
<p>selamat datang di blogku..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/renunganjiwa.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/renunganjiwa.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/renunganjiwa.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/renunganjiwa.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/renunganjiwa.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/renunganjiwa.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/renunganjiwa.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/renunganjiwa.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/renunganjiwa.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/renunganjiwa.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/renunganjiwa.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/renunganjiwa.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/renunganjiwa.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/renunganjiwa.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=renunganjiwa.wordpress.com&amp;blog=5202595&amp;post=3&amp;subd=renunganjiwa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://renunganjiwa.wordpress.com/2008/10/17/bismillah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">dwiputros</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
